Saturday, June 15, 2013

total quality manajemen

TOTAL QUALITY MANAGEMENT
Tujuan Pembelajaran:
1.      Mendefinisikan kualitas dan total kualitas manajemen dan mempunyai pedoman untuk mengimplimentasikan total kualitas menejemen
2.      Membedakan antara dua jenis conformance dan menjelaskan pengaruhnya terhadap perilaku pekerja.
3.      Mengindentifikasi empat kategori untuk biaya kualitas.
4.      Membuat dan mengintrepretasikan laporan biaya kualitas.
5.      Mendeskripsikan metode – metode yang umum digunakan untuk mengindentifikasikan masalah kualitas yang signifikan dan penyebabnya.
6.      Mengindentifikasikan karekteristik total kualitas menejemen dalam perusahaan jasa.
7.      Menjelaskan hubungan antara total kualitas manajemen dengan produktivitas.

Kualitas adalah merupakan hasil dari pemberian fokus pada pekerjaan yang berat dan kesungguhan.
Produk merupakan produk berkualitas jika produk tersebut sesuai atau melebihi harapan pelanggan dengan harga yang kompetitif.
Procter dan Gamble mendefinisikan total kualitas menejemen merupakan upaya yang dilakukan secara terus menerus oleh setiap orang dalam organisasi untuk memahami, memenuhi dan melebihi harapan pelanggan.
Prinsif inti TQM:
1.      Berfokus pada kepuasan pelanggan.
2.      Berusaha keras untuk melakukan perbaikan secara terus menerus.
3.      Melibatkan seluruh kekuatan kerja.


Faktor –faktor kritis untuk “Total Quality Management
TOTAL QUALITY MANAGEMENT
 
Perbaikan secara
terus menerus
 
Berfokus pada
pelanggan
 
Melibatkan semua
pekerja
 
 





                                                                  
Harapan dan persyaratan dari pelanggan eksternal
 
Spesifikasi untuk suplier/ pelanggan internal
 
 









Spesifikasi untuk suplier eksternal
 
 



Pedoman Pengimplimentasian TQM
Pengimplementasian TQM bukan merupakan tugas yang mudah dan membutuhkan banyak waktu.Perusahaan yang berhasil menerapkan TQM dengan efektif menemukan 11 fase proses selama 3 tahun untuk melaksanakan TQM.
Tahun pertama
·         Membentuk dewan dan staf kualitas
Fungsi utama dewan tersebut adalah mengembangkan misi kualitas dan menyatakan visi, tujuan perusahaan secara keseluruhan dan strategi jangka panjang.
·         Melaksanakan program pelatihan kualitas eksekutif.
Fungsinya adalah meningkatkan kepedulian menejemen senior tentang pentingnya fokus dan perbaikan terus menerus terhadap kualitas., menciptakan pengetahuan umum berdasarkan total kualitas serta menentukan harapan dan sasaran.
·         Melakukan audit kualitas
Menilai praktek – praktek kualitas yang dilakukan perusahaan dan menganalisis kinerja kualitas terhadap praktik – praktik terbaik .
·         Membuat analisis penyimpangan
Membuat Benchmarking yang menentukan penyimpangan
·         Mengembangkan rencana perbaikan kualitas stratejik.
Hasil dari penyimpangan ditujukan untuk perbaikan kualitas
Tahun kedua
·         Melaksanakan program pelatihan dan komunikasi karyawan.
·         Menyusun tim kualitas.
·         Menciptakan sistem pengukuran dan menentukan tujuan.
              Tahun Ketiga
·         Merevisi sistem kompensasi/ penilaian/pengakuan
·         Meluncurkan inisiatif eksternal dengan para suplier.
·         Melakukan review dan revisi.

Kualitas adalah kesesuaian dengan spesifikasi produk atau jasa yang memenuhi atau melebihi permintaan dan harapan pelanggan/ konsumen.Conformance (kesesuaian) bisa berbeda untuk individu atau perusahaan yang satu dengan yang lain
Jenis –jenis Conformance
Goalpost Conformance adalah kesesuaian dengan spesifikasi kualitas yang diekspresikan sebagai kisar tertentu disekitar target.Target adalah nilai ideal dimana proses dirancang untuk mencapai target tersebut.
Absolute Quality Conformance
Adalah mensyaratkan semua produk atau jasa benar – benar memenuhi target value tanpa penyimpangan.
Taguchi Quality Loss Function
Taguci dan Wu mengakui bahwa setiap penyimpangan dari spesifikasi yang pasti menyebabkan biaya atau kerugian bagi perusahaan.

Gambaran dari quality loss function adalah
L(x)= k(x-T) 2
Dimana x = Nilai observasi dari karekteristik kualitas
T          = Target value  dari karekteristik kualitas
K                     = koefisien biaya
K = total biaya kualitas /( toleransi yang diijinkan)2



Biaya kualitas.
Biaya kualitas adalah biaya – biaya yang berkaitan dengan pencegahan, pengindentifikasian, perbaikan dan pembetulan produk yang berkualitas rendah dan dengan opportunity cost dari hilangnya waktu produksi dan penjualan sebagai akibat rendahnya kualitas.
Biaya pencegahan adalah pengeluaran – pengeluaran yang dikeluarkan untuk mencegah terjadinya cacat kualitas.Biaya pencegahan meliputi:
·         Biaya pelatihan kualitas
·         Biaya perencanaan kualitas
·         Biaya pemeliharaan peralatan
·         Biaya penjaminan suplier.

Biaya penilaian dikeluarkan dalam rangka pengukuran dan analisis data untuk menentukan apakah produk atau jasa sesuai dengan spesifikasinya.
Biaya meliputi:
·         Biaya pengujian dan inspeksi
·         Peralatan dan pengujian
·         Audit kualitas
·         Pengujian secara laborat
·         Pengujian dan evaluasi lapangan
·         Biaya informasi.
Biaya kegagalan internal
Adalah biaya yang dikeluarkan karena rendahnya kualitas yang ditemukan sejak penilaian awal sampai dengan pengiriman kepada pelanggan.
Beberapa biaya kegagalan adalah:
·         Biaya tindak koreksi.
·         Biaya pengerjaan kembali dan biaya sisa produksi.
·         Biaya proses
·         Biaya ekspedisi
·         Biaya inspeksi dan pengujian ulang.
Biaya kegagalan eksternal
Merupakan biaya yang terjadi dalam rangka meralat cacat kualitas setelah produk sampai ke pelanggan dan laba yang gagal diperoleh karena hilangnya peluang sebagai akibat adanya produk atau jasa yang tidak dapat diterima oleh pelanggan
Biaya meliputi:
·         Biaya untuk menangani keluhan dan pengembalian dari pelanggan
·         Biaya penarikan kembali dan pertanggungjawaban produk
·         Penjualan yang hilang karena produk yang tidak memuaskan.
Biaya pencegahan dan biaya penilaian merupakan cost of conformance. Karena biaya –biaya tersebut terjadi dalam rangka memastikan produk atau jasa sesuai dengan harapan pelanggan.
Biaya kegagalan internal dan kegagalan eksternal merupakan cost of nonconformance. Biaya biaya tersebut merupakan biaya yang dikeluarkan dan opportunity cost karena ditolaknya produk atau jasa. Biaya kualitas merupakan penjumlahan conformance cost dan nonconformance cost.
Biaya pencegahan biasanya merupakan biaya terendah dan paling mudah dikendalikan oleh menejemen dari empat kategori biaya kualitas.
Melaporkan biaya kualitas
Setiap perusahaan harus memilih dan merancang sistem pelaporan
1.      Dapat diintegrasikan kedalam sistem informasi perusahaan tersebut.
2.      Yang mendukung TQM
Produktivitas mengukur hubungan antara output dan sumberdaya, usaha yang membutuhkan sumber daya tambahan tanpa meningkatkan output menurunkan produktivitas.
Banyak studi yang menunjukkan bahwa perbaikan kualitas mengarah pada perbaikan produktivitas.
Aktivitas – aktivitas yang melibatkan akuntan menejemen adalah:
1.      Memastikan perwakilan akuntan menejemen pada komisi pengendalian kualitas utama dan tim perbaikan kualitas.
2.      Membuat perusahaan benar – benar benchmark yang kompetitif, tingkat perhatian pelanggan dan biaya kualitas
3.      Berpartisipasi secara aktif dalam mengindentifikasi daerah – daerah yang membutuhkan perbaikan kualitas atau merupakan perbaikan kualitas
4.      Mengembangkan ukuran kualitas untuk monitoring dan menilai perkembangan kearah tujuan tujuan kualitas.
5.      Terlibat dalam keputusan penentuan suplier.
6.      Meriview dan mengevaluasi efektifitas pengendalian dan nilai kursus – kursus pelatihan untuk personil pengendalian kualitas dan staf sumber daya manusia

7.      Mengumpulkan dan melakukan review secara terus menerus terhadap sisa produksi dan biaya – biaya perbaikan.

No comments:

Post a Comment